Tuesday, July 10, 2007

dzikir...

assalamu'alaikum wr. wb

akhi/ ukhti fillah.... ada beberpa hal yang terus mengganjal dalam pikiran saya setiap harinya. dan ini terjadi 5 menit yang lalu sebelum saya menulis mail ini.

entah datang dari mana, entah sungguhan atau bukan. saya sekarng berada di ruangan ( khusus untuk internet). saya merasakan ada getaran layaknya gempa kecil. tapi, waktu sya melihat teman2 yang lain tidak ada reaksi apapun.

boleh tidak percaya, saya selalu merasakan ini setiap hari dan selalu mengacau pikiran saya sejak gempa jogja 27 mei 2006. saya sering menanyakan kepada orang2 yang duduk atau berdiri didekat sya. " eh, baru gempa ya??". eh... malah orangnya ketawa...

entahlah. rupanya ini teguran Alloh buat saya untuk selalu mengingat mati. yah... seharusnya saya bersyukur bisa merasakan ini. karena tidak semua orang bisa merasakan ini. dzikrul maut yang diberikan oleh Alloh langsung.

disisi lain secara ilmiah (umum), mungkin saya sakit secara psikologis. apa iya ya? guncangan hebat waktu itu saya rasakan langsung pada ketinggian lantai 3 kos. dan salah satu buktinya adalah saya tidak ingin menempati kembali kamar kesayanga itu dan pindah kamar ke lantai 1. hm...

saya ingin berbagi saja. ada hadist Rosululloh yang diceritakan oleh seorang sahabat.

suatu hari ada seekor unta yang mendatangi Rosululloh dan membisikkan sesuatu ke telingan Rosululloh. dan kemudian Rosululloh menyuruh di pemilik unta untuk menyiapakan rumput yang banyak dan memberinya minum setiap hari. ternyata unta ini jarang di beri makan oleh pemiliknya.

dan unta itu mendatangi Rosululloh. keadaannya terlihat gemuk dan segar. ia mengucapkan terimakasih kepada Rosululloh. dan kemudian Rosululloh membisikkan sesuatu ketelinga unta itu. dan esoknya unta itu tidak ingin makan. padahal makanan dan minumnya tersedia dihadapannya. lusa juga begitu hingga seterusnya. dan akhirnya mati.

sungguh terheran si pemilik unta. dan bertanya " ya Rosululloh, apa yang kau bisikkkan pada untaku sehingga ia tidak ingin makan dan akhirnya mati".
Rosululloh menjawab
" aku mengatakan bahwa akhirnya kamu (unta) akan mati juga".



itulah si unta. lantas kita sebagai manusia? kita selalu diingatkan bahwa kita akhirnya akan mati juga. makanya ada ulama salaf yang dalam syairnya tertulis
" .... aku heran melihat orang yang tertawa lantas akhirnya dia akan mati juga... "

itulah. sedikit mengingatkan. saya dan saudara muslim yang membaca mail ini. untuk banyak berdzikir hingga kita diberi husnul khotimah. seperti apa yang telah diriwayatkan, bahwa doa yang sering diucapkan oleh Rosululloh adalah doa "ketetapan hati".

semoga apa yang saya rasakan ini adalah hadiah untuk saya dari Alloh saw.

semoga bermanfaat bagi saya dan anda yang sedang membaca.
wallohu'alam.

wassalamu'alaikum wr.wb

Thursday, July 5, 2007

hari lahirku...

assalamu'alaikum.......

alhamdulillah. aku masih di beri umur untuk bisa memperbaiki diri. di umurku yang baru ini dirasa sangat banyak kejelekan yang telah saya lakukan. banyak pesan dan kesan dari temen2 yang selama ini membersamai dalam kehidupan ini. ya.. rasanya memang aneh. semakin dewasa semakin sulit untuk menanggung kedewasaaan itu sendiri.


ada beberapa hal yang saya sukai dari diri sendiri. namun sayang hal tersebut justru membuat orang lain bingung. hm.... dari sekian umur yang telah aku jalani, sempat juga kehilangan beberapa orang-orang yang aku sayangi. yah.. bukan tidak mungkin klo saya sendiri yang akan meninggalkan mereka.

ada banyak kisah yang telah menjadi catatan. bijaksananya seseorang ternyata memang tidak bisa dinilai dari tampaknya saja. itulah yang bisa saya cermati.

untuk kesekian kalinya, perubahan umur memang tidak dapat ditunda. namun sayang, ilmu dan akhklak yang lebih baik sulit untuk dicapai. belum lagi dengan kejelekan yang sebenarnya telah diketahui, menjadikan hitam semua lembara hari-hari yang telah lalu.

yah... selama bernafas dengan gratis, selama air hujan masih tawar, selama matahari terus menyala, dan selama jantung ini berdetak, alangkah mulianya bagi orang-orang yang terus memperbaiki diri, menjaga hubungan baik dengan kawan-kawan, bertenggang rasa dan mampu untuk menghargai orang lain.

yang dapat sejauh mana kwalitas diri adalah diri kira sendiri. tidak usah iri dengan teman-teman yang memiliki prestasi yang lebih gemilang,karena itulah mereka, sedangkan aku adalah aku.

masih ada 1 catatan. sekian lama berteman, ternyata sifat egoisku masih akan menjadi merk utama...