pada setiap waktu
hendak hari hari satu persatu meninggalkanku
dalam kegagalan
namun pada waktuku
dan pada hari-hari ku
aku adalah pemenang
dengan sejagat omongan
dengan sebaris tulisan
bagaimana pengharapan di ujung masa
yang tiada tertutup oleh mata
kelamkah..
atau semakin sunyi dengan seribu kesepian
yang semakin aku sukai
yang semakin menepi
hingga riuh angin dan gelombangnya
menyapaku pada pingiran pasir
tapi ku ingin berada di tengah samudra
menyelam jauh ke dunia baru
biar badai ku terjang
dengan pengharapan yang besar
biar kutemui pulau baru
biar berlabuh dengan kawan yang baru
yang tidak bisu
yang tidak beku dan membatu
No comments:
Post a Comment