Wednesday, September 17, 2008

Amanina ku sayang...

hm... waktu telah menunjuk pukul 7:28. hari yang melelahkan.. lho! khan masih pagi?? ya gitu deh.

dari mana ya mulai cerita. hari ini rasanya bercapur-campur.hari ke 17 ramadhan ini dan selama 12 jam terakhr telah membawa diriku melanglang buana merasuki jiwaku yang terdalam. cie..


TERDAKWA YANG HILANG
tahukah apa yang palig tidak kusuka, ketika yang tidak kusukai itu dilimpahkah kepadaku. " klo ky gini kan menzolimi orang lain"!!! tuh satu!! meskipun mau seperti putri keraton ngayogyakarto yang bilang, g bakal tu kata-kata keapus dari memory.

aku adalah orang paling cuek sedunia, tapi klo soal yang ini niy. g bisa bakalan. duh, ky g pernah maaf2an aja. apa lagi lagi puasa. astagfirulloh.. baru ini aku bisa mengucapkannya sedari tadi malam

"siapa yang piket hari ini??", ustad idolaku itu bertanya
hari ini aku piket siy, tapi tertera di list tugas klo aku jatah bersihin ruangan dibawa rumah. meskipun aku blom piket juga. tapi kurasa itu g masalah
"siapa yang piket hari ni?? hm.. ". smabil menuliskan do'a safar di papan tulis ustad mengulangi pertannyaannya.
kemudian itu keluar. entah apa yang dilakukannya

"siapa emang yang piket hari ini?? masya Alloh, sampe di tegur ustad".
"attin dah piket??" tanya amah
"hm.. atin piket ruang bawah mah", jawabku
tapi ia tidka menanyakan siapa yang piket halaman amanina
"dian, yanti, dwi,attin". dibacanya list piket di dinding kelas kami
dug...

ustad masuk lagi ke ruangan
"itu nanti mendzolimi teman yang piket besok", ujarnya
we e e... aku memang piket hari ini. tapi list piketku cuma ruang bawah. terus, siapa dunk yang piket halaman amanina??
dwi?/ wajahnya datar, yanti?? g ada respon. biasanya jawab tuh anak.
dug...
dian?? g ke kelas. oh.. mungkin dian yang piket halaman amanina.
ck ck ck ck... aman..

Allohumma arinal hakko hakko...
berakhirlah sudah kuliah malam hari ini. rasanya puas bisa bertanya tentang banyak hal berkaitan dengan safar. secara aku kan mau mudik ke rumah. lampung gitu lho. sehari semalem. then, yang namanya safar mah emang hoby ku. cie.. mengelilingi nusantara. gayanya!!!


KAMARKU
go to bed. no no no.. buka lagi. for god and country, james lee. tingga 2 bab lagi. ku susuri sampe ngantuk.
"alahamdulillah.. selesai juga akhrnya"> sambil bernafas panjang kututup buku setebal 3 cm itu. kapten james lee yang menjadi korban ke egoisan pemerintahan amerika, pemerintahannya sendiri. gila!! guantanamo?? itu lah inti buku ini.
aku tahu buku ini meski didalamnya james lee tidak terang2an geram dengan kebiadaban tentara amerika dan kecitaannya pada Al-qur'an, maka ia hanya ingin masyarakat tahu bahwa ini lho amerika dengan cara yang santun. tanpa memojokkan bibel, orang nasrani disana, perang agama di penjara, dll.

then.. ku cari2 lagi buku yang lebih interest untuk di baca dari rak buku eca. yup, tanda-tanda hari kiamat...
"ca, pinjem ya", tanya ku
"yo, aku ada lho kontroversinya. buku itu jawab dari buku lain kok..". balasnya
"yow.. i see.", karena disampulnya tertulis, 'bantahan terhadap buku huru hara kiamat'.
cerita ngalor ngidul akhirnya. setiap malam memang begini setelah kita disatukan dalam 1 kamar yang sangat strategis. di sebelah kelas paSS!! huff...
biar si eca tuh sama si atin, kapok. ga bakal tuh anak bisa bolos kuliah.

lha bener, gmn mau bolos. lha jendela kamar kami menyatu sebagai dinding kelas. hoalah... apapun aktifitas di kamar, pasti kedengeran. meski dengan frekuensi sekecil apapun!! 20 Hz..... ho, itu frekuensi gelombang orang tidur. tetep aja denger. lha yang berderik tempat tidurnya.
"mb, kemaren tahu g. waktu mb g kekelas tuh kita tahu lho." ujar eca
"lha, khan mb tidur. lampunya juga dah di pati'in".jawabku kaget
"hehe... lha bunyi tempat tidurnya. krekekekekek....". sambil ketawa puas dia sampaikan berita sedih itu.
begitulah keadannya.ironis memang.

tapi, klo udah g ada makhluk yang tidur dikelas tu (karena banyak santri tidur pasca kuliah malem). mau ketawa sekencengnya, g bakal didenger sama kawan2 di luar.
wal hasil diskusi, sharing, ketawa-ketiwi, nonton film, udah jadi rutinitas tiap malem sampe kita ngantuk. kadang si eca ku temenin sampe tengah malem aja. coz kena insomnia. mungkin imbas ketidakaturan itu lah.. katanya udah berlangsung selama 1 bulan terakhir. setengah ketika ku tinggal KKN.

bahagia bisa satu kamar dengan anak ini. anak cibubur yang luar biasa. mantan kadept kastrat KAMMI UGM ini 2 tahun lebih muda dariku. ketika aku lihat motor shogun kuning di parkir waktu pulang cuti dari KKN, sungguh deh. aku takut ketemu anak ini. malu rasanya... g bisa aku kerja di KAMMI seprofessional dia. dan malamnya. kita tahu klo kita satu kamar. wal hasil, histerislah kami... karena aku tahu kita cocok dalam banyak hal. sepakat dalam mendobrak peraturan-peraturan, sepakat dalam diskusi2, meski aku yang banyak mendengar bocah berpengetahuan luas ini.

akhirnya ku baringkan badanku. huff.. eca membiarkan. 'mb umi dah ngantuk'. mungkin itu gumamnya.


esok pagynya...
lagi-lagi aku dipanggil. padahal ini tempat foavourite ku jam segini. rutinitas hafalan surat yasin menjadi target di bulan ramadhan 1429 H di Asma Amanina. setiap ba'da subuh sampe jam 6 pagi. aku kabur dari halaqoh, jealous dengan temen2 yang ngebut hafalannya.
"mb atich dah selesai."
we e e..
"Atin..!! dipanggil amah!!"
udah ku bilang g bakal aku kesana.
tapi nada yang satu ini aku hafal punya siapa.yah.. si mb atich yang dah kelar hafalanny.dengan berat hati aku melangkah kembali ke kelas.
ho ho.. ternyata amahku tayang sedang membacakan pengumunman2.

bla bla bla....
hoho.. aku menganggut anggut tanda berdamai dengan forum.
we.. tagihan pondokan. duh, harus lapor ke bapak ni. huff... zaman gini masih mondok. dah jatah lulus padahal angkatan 2004. yow.. tapi aku cinta banget dengan pondokku ini. jadi santri.. cie.....

kembali ku susuri surat yasinku. baru halaman pertama...
"srek srek srek.. ". suara sapu lidi menyisiri pasir.
hoho.. tahu tidak, ternyata dilist piket sebelumnya tuh namaku di terpampang. malulah aku sama anak2. tapi sungguh aku g tahu sebelumnya. seperti disamber geledek rasanya tadi malam. usai dari kelas lansung ku ke papan piket."siapa sih piket halaman amanina!!".
'jegler!!! attin". we e e... aku mencoba mengaku bersalah. tapi tak satupun yang mendengarkan. wal hasil, aku ke kamar dan memutusakan untuk menelusuri buku for god and country yang belum ku khatamkan. masa bodo'!!

bersambung.....

No comments:

Post a Comment