habis kata
bukan masa
hanya itu
habis sudah
tinggal lirikan mata
untuk sekedar menjawab
"ya", atau "tidak"
habis jiwa
bahkan hanya untuk sekedar menyumbang cinta
katanya, "entah, sudah kemana..."
yang sudah kuikrarkan di tiang tertinggi
dengan bayaran yang sangat mahal
bahkan tiada mampu yang membeli
raja pun iri
mungkin karena belum besyukur lagi
matahari-pun jengah
katanya, "mungkin kau harus membeli mati!"
gagap ku dengar
dengan apa ku bayar?
setali kisah senyum, atau lemparan sedekah?
terlalu murah
kubayar mati, wah kata yang bagus.
ReplyDeletekukirim balas:
"Tak seindah kemewahan gerimis
yang mengantarkan senyum terindah
yang mengantarkan jalan dakwah"
Hei, apaan nich balasannya. jawabku: biarin aje. he he
us