puisi-puisiku berlalu
sudah jemu
bahkan denganku
berlirik
tapi tak apik
jenuh
dengan bait yang kumuh
matahari sudah tinggi
namun habis cahaya mata ini
huruf dalam kataku, mati
"lelah..", katanya
"aku tak butuh siapa..", tambahnya
"lalu apa maumu??", aku bertanya
"tidak ada",jawabnya
satu warna masih siap dipoles kanvas hidupku
juga pewarna kerapuhan yang menghiasi wajah ini
pun hendak pergi entah kemana
sudah tidak ada cita rasa lagi
dalam bait-bait
pengasingan
sakit sendiri
egois
sepi
kini pucat pasi
tinggal hitam putih
senyum ini
puisi ini
jiwa ini
mayat ini
mati
puisi apaan nich. maksaani banget. biarin dia berbicara, ga usah dipaksaain punya nada dong.
ReplyDeletesalam gali