hands of attien...
ku sanjung kamu
pada bait-baitku yang tak kan pernah sampai
meski telah berdamai dengan jarak dan waktu
puisi telah jadi banci
kata telah bisu
padahal cahaya tidak pernah henti mengerti gelap
sedang mimpi datang ketika malam
sirna dieterpa bayang
dari cahaya
ah, cahaya...
aku menggugu kini
meski terus mengumpat, mencaci dan meneriaki segala sesal yang pernah ditausiahkan
ah
sungguh aku tak punya alasan
tak punya penjelasan
cahaya
namamu terpahat
dan terpatri
bersama kredo yang belum lama kuikrarkan
ah, cahaya...
aku suka tulisan2nya attien
ReplyDeletepuisi telah jadi banci
ReplyDeletekata telah bisu
Maka penulisnya tidak punya kelamin...
aha...
ReplyDeletejangan menyalahkan puisi dong ..., dia akan selalu indah meski telah jadi banci..
cahaya memang selalu pahami datangnya gelap
ReplyDeleteberjalanlah walau habis terang
hitam... pekat... membuat semua yang ada di sekitarnya menjadi lebih terang... lalu cahaya?
ReplyDeletetak selalu menyilaukan... lup hitam...
ho ho ho... ini nulis apa ngombyang.. ha ha ha... siip dah...
ReplyDeletetapi aku cinta cahaya. ah, cahaya...
ReplyDeletecahaya terang... lho kok kayak lagunya sO7
ReplyDeletecahaya tetaplah cahaya
ReplyDeletemelesat menembus cakrawala hati
meski pualam lembut menidurkannya
cahaya tetap berlayar
ketika ku culik warnamu lewat celah fajar
ReplyDeletekau menjemputku dengan bentangan pagi
jika cinta lah yang terikrar
biarkan aku tetap dalam dekapanmu
selalu
aku sanjung kamu
pada puisi yang telah kelelahan