Maka cinta selalu bertemu
Dengan siul-siul berlalu
Berharap merdu
Lantas layu
Aku terkungkung
Dalam kaca-kaca yang lapuk
Hampir pecah
Dilempar batu dari seberang kegilaan
Mimpiku mengawan-awan
Menjulang dan terbang
Dari sisi hariban
Biar ku bilang aku suka
Biar ku bilang ku jatuh cinta
Karena selalu terlihat indah
Melayunya cinta bak permainya hati-hati terpaut
Terpenjara dalam gorong-gorong yang sepi
Melarat jiwa
sungguh kasihannya
hatipun berbuku-buku
dengan sekian kisah catatan waktu
ah, ku tak ingin menyapa lama
biar sudah kurasa indah
biar ku suka bulan,
juga langit malam-Nya
No comments:
Post a Comment