Monday, December 17, 2007

sepi

wahai sepi
di cahaya terang kau tetaplah sunyi
warna-warni kau tetap pucat pasi

wahai sepi
di dinding rumahku yang kurindu
jauh ayah ibuku dengan senyum

duhai sepi
tak berujung pula jalanmu yang beku
dingin dan bisu

ah sepi
merajut kisah denganmu mungkin lebih seru
aku suka dengan sekian ruang kosongmu

sepi,
dengan apa kata akan bicara
tak bernyawa

wahai sepi,
dirundung pilu dukaku
sendu selalu di ujung-ujung katup rindu

No comments:

Post a Comment