wahai sepi
di cahaya terang kau tetaplah sunyi
warna-warni kau tetap pucat pasi
wahai sepi
di dinding rumahku yang kurindu
jauh ayah ibuku dengan senyum
duhai sepi
tak berujung pula jalanmu yang beku
dingin dan bisu
ah sepi
merajut kisah denganmu mungkin lebih seru
aku suka dengan sekian ruang kosongmu
sepi,
dengan apa kata akan bicara
tak bernyawa
wahai sepi,
dirundung pilu dukaku
sendu selalu di ujung-ujung katup rindu
No comments:
Post a Comment