patungmu sudah lapuk
remuk
menjadi pupuk
krisan-krisan yang sempat ku tanam
menjadi subur
ku bilang
sendiri lagi
sepi lagi
rupanya
waktu mengizinkan untuk kembali lagi
untuk memilih lagi
dan aku tidak akan berlari
wahai jiwa-jiwa yang sejuk
ajaklah aku
tinggalkan segala warna-warni tamanku
meski rindu
seperti biasa
masih duduk
melihat badut-badut lucu
tertawa lagi
wahai jiwa-jiwa yang sejuk
ajaklah aku
untuk tinggalkan tamanku
dan ajaklah aku
untuk menghamparkan taman-taman baru lagi
warna-warni lagi
tanpa badut
tersudut
sepi lagi
No comments:
Post a Comment