mendung
mengejawantahkan kotaku
yang biasa marah dengan segala terik
polusi, matahari, orang gila dan anak-anak jalanan
mendung
sore ini memang begitu
selalu
pada tiap perpisahan waktu
mendung
menunggu guntur
yang membakar jiwa-jiwa penakut
agar terbuka hatinya melihat manusia-manusia tersandung
oh mendung
mengapa harus setiap hari
namun biarlah begitu
biar cepat hujan
biar cepat bersih kotaku
ah mendung
biar begitu
bertambah gelapmu
bertambah suram kotaku
yogyakarta, 20 november 2008
mendung.....
ReplyDeleteustadzku tercinta.....
mendung.....
sepanjang jalan hanya abu-abu
batik abu-abu
jalan berdebu abu-abu
mawar abu-abu
melati abu-abu
mata abu-abu
langit abu-abu
dadaku abu-abu
tawaku abu-abu
lalu dimana aku????
Jika langit mendung, mungkin akan turun hujan. Maka, kita pun bisa meminta padaNya untuk menunjukkan indahnya warna pelangi
ReplyDelete