Monday, November 24, 2008

dirimu....

message dari sahabatku:

tertunduk, terdiam, tersudut diantara rak kosong dan kardus. tak berdaya...
aku juga hanya hati bercerita padaNya
air mata pun hanya sedikit membantu menenangkan diri
hanya takut jika diri belum mampu bersabar dan bersyukur lebih...

kau lihat dia menetes lagi...
mengalir menghapus senyumku hari ini
sore ini, hujan membuat semakin syahdu
Ar-Rahman bersamaku..


HPku bergetar di dadaku. hoho. bukan, maksudnya karena hpku selalu ku kalungkan ke leher. jadi klo cek messAge gampang.

ku buka... terus...

ah, setiap orang memiliki kamar sendiri2 di hati saudaranya satu sama lain.
tapi, dia ini.....

AGUSTUS 2008
"umi sayang banget.... ".

saat ku kirimkan message ini. bersama dengan sedikir paruh hati yang di cungkil. sedikit hangat dipipiku.... masih hangat di pipiku. sedari tadi.

tidak selayaknya aku seperti itu. tapi cinta ini... ah. tapi... aku belum siap kehilangannya


SYAWAL 1428H
suka cita bersama waktu dan keluarga. hilang sejenak. namun tetap rindu. ah.. dia. sahabatku.


KEJOGJA LAGI
"sidang. aku lebih suka menyebutnya begitu. dari pada pendadaran. emang telor didadar. haha... ". itu katamu. menjelang kelulusanmu.
aku tersenyum. namun tak semanis senyummu, sahabat.
Apa yang kau rasa? deg degan? ah. kau bukan seperti yang lain. jiwamu kuat.


NOVEMBER
jubah hitammu. ku temukan disebelah barat Graha Sabha. haha... tentu tetap dengan senyummu itu. sahabat...
suka cita. semua... aki,mama... dan...
ah, ternyata dia. tak salah memang. layak menemanimu. sahabat...


dan sore itu.aku tak faham dengan messagemu itu. baru saja ku haturkan salam. namun, secepat itukah?
ah... apa lagi dirimu. pasti kau sekarang dengan mata segede itu. membendung aliran air dari matamu. yang terus tumpah.

lalu. aku benar2 menemukanmu di sudut rak kosong dan kardus-kardus!!!
terbelah lagi hatiku. "secepat ini kah??". kau juga hanya menggelengkan kepala.
"aku juga g tahu,,,". ujarmu.
mengalir lagi. air yang tidak terbendung itu

huff... dan hari ini. aku belum menemukanmu lagi. esok masih ada hari kan untuk kita jumpai? sekali saja. biar kita bersama
menyusuri jogja. kota dimana aku menemukanmu. ah.. bukan! tapi kita ditemukan. dengan rasa mahabbah, persaudaraan yang utuh.

saudariku...


katamu kau juga menangis. ketika ku bilang
"belum lama aku bisa membedakan dua kosa kata itu."

terlepas dari keduanya, aku berikan juga satu untukmu, cinta...

1 comment: