Wednesday, February 18, 2009

Alloh...

ya Rohman
aku masih menelusuri satu-satu namamu
semakin dekat jiwa ini
biarkan selalu

ya Ghoffar
beri aku pelajaran dalam tiap sudut
dan hapuskanlah kesalahan2 silam
yang pada tiap malam hamba menyebut namamu

ya Kariim
jika diri ini begitu angkuh
manalah yang lebih hina?
sedang namamu begitu agung

ya latif...
bahkan kau mendengar desiran hati kami
cacian hati kami
kurangnya syukur kami

ya 'Aliy...
segala pengetahuanmu diatas apa yang dihujjah para pemuja logika
beri kekuatan kami untuk terus dijalanmu

segala namaMu ku sebut
satu-satu

sebagai wasilah do'a kami
untuk saudara kami seperjuangan
yang paling Kau cintai

7 comments:

  1. alangkah sejuk dan indahnya...

    ReplyDelete
  2. teririslukataktahumengapaadayangmerasasejukdenganlukayangmengangaini

    omr

    ReplyDelete
  3. serasa begitu sempitnya dunia, tp melihat jejaring kalian serasa tak ada batasnya dunia ini....
    salam taaruf ahh......phafidz,pjalu,mbirm,mb nifha,mb adis,mb dini,p panji....kyknya ane msk geng kalian ni orang aneh penuh karya.
    dan umar telah kutemui....ternyata perikanan bantul kakak dr ade kos ane"hery mulyanti" yg keren
    lengkap sudah identias kalian
    ck...ck....join with your groups he..
    mba umiiiiiiiiiiiiiiiii alias attien...ahh

    ReplyDelete
  4. suatu puisi yang penuh dengan makana memuja sang halik........
    wah postingan yang nice....

    ReplyDelete
  5. mohon doanya. sudah 3 hari masih koma. Bagus Aji Pamungkas, kehutanan UGM 2005. kondisinya memburuk, sekarang pindah di ICU

    ReplyDelete
  6. grrrrr pada nggak dong puisi..... grraahhhhhh pura-pura dong puisi kalian....

    ReplyDelete
  7. kyaaa... miu comment ku ndak iso masuk nih...

    miu, apa kabar temanmu skrg?
    hmm...
    adalahygmerasasejukdgnlukayangmengangaadalahseseorangyginsyaAllahbersyukurpdapaygtelahAllahanugrahkanpadanyasehinggasetiapyangDIAanugrahkanpadanyadirasasebagaisalahsatubentukkasihsayangNYAsalahsatukuncinyaadalahsabardanikhlassertacinta.
    ir

    ReplyDelete