Wednesday, February 18, 2009

The Real Mujahid

hans of attien...

akhi
apalah ini untukmu. Alloh lebih peduli untuk mendekatimu dari pada mendengar tangisku yang pecah usai tilawah sebagai wasilah doaku.

maafkan mb yang selama ini belum berhasil mendampingimu
dengan amanah2 kita yang telah terlewat, semoga Alloh menerimanya karena itu adalah karya terbaikmu


harum mujahid semerbak di rungan ber AC alias IMC. detak mesin pemantau mengingatkanku akan kejadian 3 tahun yang lalu. masih di posisi 6, dari kemarin pertama kali masuk.

" kemarin badannya dingin, sekarang demam"

" semalam juga sempat gerak gerak tangannya."

" klo demam berarti ada infeksi."

Syafakalloh akhi.
kami merindukanmu.
pelajaran untukku dan teman2 untuk selalu mengingat bahwa kita ada yang memiliki.

1 comment:

  1. seperti bunga yang berkembang diatas taman yang indah. kursi putih, daun jatuh, angin semilir, lalu beberapa pipit menghinggapi kursi itu. sekejap saja terlewati, bunga itu mulai layu. kitalah bunga itu, sangat tidak terduga... sangat cepat... sangat ghaib... rabbighfirli.. rabbighfirliii...

    syafakallah akhi
    mungkin ana tidak mengenal antum
    tapi tiap jiwa kita
    telah terekat oleh rabithah
    tersenyumlah akhi
    sebab engkau di hadapkan dua kebaikan

    Heru

    ReplyDelete