hands of attien...
mendekapnya
menjadi lepas segala lelah
denganmu aku mecicipi cinta
bersama alam
aduhai
lambai-lambai rindu terus mengejek kita
diperbatasan kota
yang jauh
diteropong dimensi
kemudian riak-riak gelombang biru itu berkibar-kibar lagi dalam ingatan
yang katamu berkejaran dengan waktu
dan kini kita mengiringi mimpi
dengan mengibarkan segala panji-panji
mungkin disini
sementara hatiku berlabuh
masih menunggumu
menantang waktu
tak lari sang penantian menunggu, kan datang sebuah bulan nan cerah, bercahaya, cahaya dari penantian dan doa...
ReplyDeletebetapa bijaknya Tuhan
ReplyDeletedengan segenap rasa
yang terlahir
pada lingkup hidup
kemudian
menjalar
menuju kematian
pada selaksa rasa
kita dapati
bahwa takdir
senantiasa
mengalirkan air
dalam sungai kehidupan
dan tawarnya
adalah penghapus dahaga
semoga senantiasa
ada lingkup rindang
melingkupi kehidupan
anti dan dia
oemar timbul