hands of attien...
berdamai dengan waktu.
setelah sekian lama bermusuhan dan tak helaknya mungkin sekedar untuk menoleh masa lalu. melihat jogja ketika siang, malam, siang, malam dan begitu seterusnya. ternyata dimensi dunia ini terus berubah dengan semaunya. walhasil.. banyak kita yang tertipu
kehidupan dunia ini sangatlah panjang. dan usia kita akan hanya berlalu saja. sejenak pun tidak. lalu, berapa sih yang kita miliki??
sejak dulu itu, selalu. ah, lelahnya...
muak juga dengan keramaian.
kadang ingin seperti Abdurahman yang mampu berbagi dengan alam dan pagi. teduhnya hutan kecil-kecil itu...
lelah dengan tawa
setidaknya membuatku terbungkam
berbagi?
selalu akan begitu.
sepinya...
memilih untuk jadi kotak sampah. baik lah.. asal jangan sumpah serapah aja.
"jika kau memberikan perhatian pada dunia, dia akan mentertawakanmu.. "
itulah, setidaknya garis merah yang cukup ku rangkum dengan segala lelah.
rindu seperti beberapa waktu yang lalu
ketika do'a tak henti untuk dipanjatkan
rindu...
ketika begitu dekat rasa ini...
ketika gerimis air mata ...
ketika dan ketika itu...
moment-moment yang lebih cantik dari perunggu itu...
aku rindu
entahlah rindu itu ditujukan untuk siapa...
ReplyDeletetapi yang jelas aku juga rindu, miu...
smoga Allah slalu mengikat hati- hati kita... dalam ukhuwah ini..