"serius banget niy?!". my 1st lecture
"iya ni, serius banget?!". 2nd lecture
"hahaha... iya. si umi bener2 lagi serius?!"> 3th lecture
well... itulah sapaan dosendku hari ini di kampus. setelah aku kabaru dari kampus beberapa waktu. akhirnya aku nongol dengan senyum2ku. cie.. but, ada warna yang berbeda ketika saat itu aku dispa begitu hangat.
"oh my lecture,, ".
sudah lama memang tidak mengobrol dengan mereka
SEBELUMNYA
hoss hoss... lorong gedung K aku susuri. sudah kesiangan sepertinya untuk menemui dosen. jam 11.22 di Hpku. bukan, bukan untuk konsultasi skripsi. ini bukan dosen pembimbingku . tapi dosen kaprodi. hihi. gaul orangnya. so, enak klo diajak diskusi. well... temennya andrea hirata. asal Belitong.
"hoho.. aku tahu kok mana cerita yang beneran dan bagian mana yang dibuat2". hm.. ujarnya ketika kutanya benar kenal kah dengan penulis novel legendaris itu.
mr Dedi. dosen muda sekaligus dosen cerdas.
"saya tu g kaya kamu. buku yang dari kiri sampai kanan ya di baca". hoho
ternyata maniak buku juga. g kya dosen2 statistk lainnya. keren kan
setelah menemukan ruanganya. .
"assalamu'alaikum...".
"wa'alaikumsalam.."
"pak, mana yang bapak bilang kemaren? g bisa lo langsung di download. meski purchase dulu. 140$" ujarku sambil ngos2-an
"ah, masa'" timpalnya
"hm... ayo pak. berarti bapak yang bisa login". tambahku
"connectnya itu langsung dengan wireless kampus"> ho.
alhamdulillah aku lagi bwa laptonya eca.
"coba gih!". tambahnya.
JAM 12.32am
" bisa kan??". Sapa pak dedi yang keluar dari ruangan menuju mushola
"he... iya pak. makasih ya pak". duduk manis depan laptop di meja yang menjorok ke pintu keluar gedung.
"iya. jadi mesti pake koneksi kampus. klo km ke warnet ya g bisa...". tambahnya sambil hengkang meninggalkanku.
"hehe... iya pak. tapi ini koneksinya g mau dari tadi. " ujarku mengeluh. karena 1 jam online g juga dapetin jurnal mujarab itu.
"iya. dari tadi tu. dari jam berapa ya tadi.?!". semakin jauh menuju musholla.
12.45am
aku merasa senang dengan sapaan ketiga dosenu itu. wah. memang dosen2 statistk itu beda banget dengan lainnya. belajar banyak dari beliau. orang2 hebat dan muda, yang mau di gaji dengan hanya sekian rupiah. tidak sebanding dengan mantan mahasiswanya yang berkarir di bank aku di market research.
"iya. g usah jadi dosen. susah. klo mau duitnya banyak. ke perusahaan aja," ujar pak dedi setahun yagn lalu. tidak menciutkanku. tapi aku tertantang untuk menjawabnya.
"jadi guru itu pahalanya banyak. iya a kaya.". sang murobbi (bener g ya lafalya">
amien..
my lecture oh my lecture. someday i will be there. with u to study everything in this study... in this science. with love.
lah kan tak bilang untuk di kampus? apa gak sampe??? he he he
ReplyDeleteJadi guru Mi..???
ReplyDeleteYuk, sama sama jadi pengajar. Aku pun bercita-cita seperti itu.