Saturday, January 10, 2009

mengenal nikmat.

hidup adalah kumpulan dari berbagai kesempatan. dan salah satu kesempatan yang telah Alloh berikan untuk kita adalah nikmat. dan sekarang bagaimana kita sebagai seorang muslim mampu mentasyarufkan nikmat itu.

bumi sebagai tempat kita hidup, berbentuk bulat. ada berapa sisi? betul, yakni berjumlah tak hingga. berbeda ketika bumi ini kotak, bahwa hanya ada 4 sisi yang mampu kita lihat.

begitu juga dengan adanya hidup yang merdeka diatas bumi. bahwa banyak kesempatan akan berjalan dengan dimensi tempat dan waktu. itulah gambaran bagaimana Alloh memberikan kita banyak nikmat di dunia ini.

berikut nikmat dibagi dalam 3 kategori menurut Ibnu Abbas.

1. Nikmat untuk perhiasan
iinilah perlakukan nikmat yang dilakukan oleh orang-orang munafik. munafik sendiri terbagi dalam 2 kategori. munafik secara aqidah, dan yang kedua dalam artian akhlak. yakni mereka yang telah menjadikan nikmat dunia sebagai perhiasan, sebagai alat pamer dan menyombongkan diri. padahal, Alloh telah memberikan nikmat kepada mereka tidak barang tentu kecuali untuk beramal.


2. Nikmat untuk senang-senang
ini adalah perlakukan nikmat yang dilakukan oleh orang-orang kafir. bahwa mereka akan sangat mencintai dunia. pekerjaan yang mereka lakukan hanya akan menghabiskan nikmat dengan bersenang-senang. tidak menghiraukan kewajiban atas apa yang mereka peroleh.

benar kata Rosululloh saw, bahwa dunia ini adalah surga bagi orang-orang kafir.

3. Nikmat untuk menjadi amal
inilah perlakuan nikmat yang sandang oleh orang-orang mukmin. mereka mengetahui bahwa segala nikmat yang mereka peroleh adalah amanah dari Alloh untuk beranak soleh. adalah kesempatan emas bagi mereka ketika memperoleh nikmat dari Tuhannya. bahwa sebuah amanah baru telah disandangkan kepada mereka, untuk mereka jalankan.

namun, dalah hal ini bukanlah seorang mukmin dilarang bersenang-senang di dunia. hanya saja, mereka memiliki cara tersendiri dalam bersenang-senang. tidak melalaikan kewajiban, dan mereka mendahulukan kesenangan yang hakiki. apa itu? bahwa kesenangan yang hakiki bersumber pada kesenangan jiwa. kesenangan yang berawal dari bentuk ketaatan dan juga keridhoan Alloh swt.

wallohu'alam.

1 comment: