seperti dugaanku, Ustad kami malam ini akan membahas hal yang sama. Palestine. kau tahu kawan.
siang kemarin, ingatkah kalian? dimana jogja tiba-tiba mendung hitam dan hujan besar sejenak. hujan besar sejenak temen. usai hujan reda, tiba-tiba panasnya aneh. aneh sekali. agh, ku pikir memang ada sesuatu yang terjadi... di Gaza. di Gaza kawan!
sorenya... Tatanan tinggi Hammas sekaligus menteri dalam negeri tiba-tiba diberitakan syahid. syahid kawan! bersama adik dan putranya.
baru saja aku mengunjungi Irfan di PKU. setelah mengantar teman untuk CT Scan. hwa.. kabarnya ada bagian tengkoraknya yang dibuka. masya Alloh.. kau tahu apa yang membuatku lebih miris. seorang kawan di UIN tidak hanya sebagian. tapi hampir semuanya kawan. semuanya!!!
dan kau tahu apa yang membuatku menjerit? anak-anak Palestin di operasi tanpa bius. tanpa bius!!!
gila. gila semuanya. semua sudah gila. bodoh! dunia terlalu bodoh melihat pemandangan itu. sangat bodoh!
tidak cukupkah ketika media massa memuat berita Israel yang membawa anjing-anjing yang mirip dengan tuannya itu ke dalam medan tempur. dan menjadikan seorang bocah berumur 4 tahun yang kala itu sedang bermain dengan kakaknya, di tembak, dan dijadikan makanan untuk anjing2 itu. ketika kakak2nya akan mengambil jenazah adiknya, maka mereka pun di berondong peluru. gila!!!!!!!!!!!
Ya Rohman....
adakah yang faham mengapa mereka melakukan itu? karena mereka pengecut teman. mereka pengecut. mereka sangat takut dengan anak-anak palestina. dan terbunuhnya banyak anak-anak palestina adalah wajah mereka bodoh dengan logika mereka sendiri. namun kita patut membenarkan itu kawan. dan kau tahu apa pembenaran itu, bahwa mereka takut bahwa kelak anak-anak itu akan menjadi pejuang militan. mereka takut itu kawan! mereka takut!
" Tanah ini lebih dari sekedar jiwa dan raga kami. lebih dari anak-anak kami. dan anak-anak kami lebih dari pada diri kami sendiri". itulah ujar dari seorang ummi disana.
tentara Israel akan merasa jenuh dengna peperangan yang membuat wajah mereka tampak seperti iblis. mereka akan kalah kawan. dan dengan kesabaran memperjuangakan tanah itu, Hammas akan menang kawan. Hammas akan menang!!!
Allohuakbar!!!
aina jundul muslimin??
aina jundul muslimin??
Arab bisu. bisu dan tuli!!!
apakah mereka terlalu cinta dunia? sayang dengan minyak minyak mereka?
apakah mereka terlalu bodoh? ah tidak, mereka membodohi diri sendiri!
aku benci melihat mreka berada di meja perundingan dan tidak berkata apapun.
aku benci melihat mreka dengan jubah-jubah putih yang berkibar kibar.
aku benci melihat mreka memakai kafayeh di kepala mereka.
aina jundul muslimin...
aina jundul muslimin...
bahkan banyak diantara kita yang menjadi pembantai saudara kita disana. asljkdfhqw[e0 gcfghyhdcgfnfbfvytdchgv
ReplyDeletenbvgdtrcvbnv
ydtrsxdexzeraw
azfdxvvcbvhghhb
jjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj
umasy
what,,,arab bisu dan tuli??
ReplyDeletesemua dihadapi dg bashiroh,,tdk dg emosi semata,,,semangat yg berkibar2...mengesampingkan ilmu,, apalagi termakan kabar media2,, anak2 yg menderita,,,,gambar hujan bom,,, dsb.. yg membuat smua mata miris,,bhkan org nasrani pun mengecam,,tp kita sbg org muslim,, ttp harus brpijak bgmna hidup di atas al qur'an dan sunnah dg pemahaman yg shahih.
lihat hamas,, bgmn jika tdk ada mereka,, tentu palestina tdk akan smpai spt ini... krna hamas yg 'politis',, rakyat palestine ikut menderita..
sekali lagi, dg ilmu,,,
sumbangkan bantuan pd rakyat palestina, tp jangan berikan serupiah-pun kpd hamas. qt hanya termakan media,,seolah hamas adalah pahlawan,,hanya mereka yg berani melawan israel, yahudi.tidak spt itu cara seorg muslim menilai.
-raga-
Itu panggilan jihad akhi. Iman kita sedang diuji sebera pedulikah kita. semuanya tidak selesai dengan sekedar ilmu alqur'an dan hadis. Rosululloh pun bergerilya terhadap kaum kafir. kurangkah yakin kah bahwa kita akan terus berperang dengan orang-orang Yahudi?
ReplyDeleteSejarah yahudi dari zaman nabi Musa telah membuktikan kerakusan mereka. dongeng-dongeng Holocoust yang sering mreka dengung-dengungkan menjadi dogma untuk anak-anak mereka sampai pada orang tua. jika kita membelajari adik-adik kita " 100 apel yang kita miliki, dikurangi 20 yang kita berikan pada si anu akan jadi berapa".
tapi disana anak-anak Yahudi itu akan diajarkan, " Jika anak-anak palestina jumlahnya di Gaza 100 orang, kalau di tembak 20 akan jadi berapa?"
sungguh akhi, jasad-jasad Syuhada disana telah mewangi. Hammas hari ini pun menang. jika kau bersumpah bahwa tak ada keridhoan amalmu itu akan Hammas, itu pertanggungjawabanmu pada Alloh saja.
Hammas pun hari ini telah menang. telah menang akhi!
Alah akan menepati janjinya. Janjinya yang termaktun dalam Alqur'anul kariim. dan taka akan pernah kerelaan pun terbesit utuk sejengkal tanah Filishtin yang direbut Zionis! Tak akan pernah.
sambutan untuk akhuna RAGA. afwan yang punya blog..
ReplyDeletelemparkan uangmu kelangit dan siapa tahu akan dianggap sebagai zakat... ini yang bodoh kawan
letakkan uangmu ketelapak tangan seorang pengemis ditepian jalan... ini baru amal kawan...
bukankah iman diyakini dalam hati, diucapkan dalam lisan dan diwujudkan dalam tindaklaku... aku tidak tahu kalau hanya mengumpulkan ilmu dan bashirah (yakin dalam hati)saja sudah cukup... Wallahi... tangan digunakan untuk melawan.
abdul ghafur